Missy’s Life: She looks Happy Since She Find A Permanent Home

I took this little one about 2 weeks ago. The truth is I was wondering for a few times whether I should get Hanger (the one I previously shelter in) a companion or not. I almost got one from my friend, she just have had a kitten, and intend to give the little one to me. But sadly, this little one passed away 3 weeks after he’s been born. šŸ˜¦ ( I guess that’s often happen when the mother is too old to gave a birth)

Later, I was asking my friends if they had a kitten to be adopted. For 3 weeks I was waiting and none to came up. I’ve even searching for animal shelter and they have had only adult. And I feared that Hanger would not happy for older companion. He’s always scary around bigger cat (he’s just 5 months then). So, I determined to get a kitten. Read full article

KUCING KAMPUNG: Maaf, Bukan Salahku Kalau Aku Kurang Tampan

Halo… Aku adalah kucing kampung. JeniskuĀ adalah yang paling banyak ditemukan. Walaupun banyak yang bersedia memelihara jenisku, tetapi masih lebih banyak lagi saudara-saudaraku yang terlunta-lunta di jalanan. Banyak manusia yang sering jahat terhadap jenisku, terutama kepada saudara-saudaraku yang tidak punya rumah tetap dan terpaksa hidup di jalanan sebagai kucing liar.

Tahukah kamu kenapa masih banyak saudara-saudaraku di luaran sana yang menjadi kucing liar? Karena kami kucing kampung relatif lebih sulit menemukan rumah yang tetap, kami terlalu banyak, kalau kata blackheart: My name is Legion, for we are many. Walaupun tidak diternakkan, populasi kami yang paling banyak di dunia karena tingkat perkembangbiakan kami tinggi dan tidak ada yang mengendalikan kami. Jadi, kalau musimnya sudah tiba, kami langsung saja menuruti dorongan hati untuk mencari pasangan. Tapi mau bagaimana lagi? Kami makhluk hidup juga, dan sudah kodrat kami untuk bisa berkembang biak. Tapi, Hey! Itu bukan sepenuhnya salah kamiĀ kalau jumlah kami banyak sekali. Kalian manusia harusnya membantu kami kan?

Mungkin kalian bisa membantu menjaga populasi kami, mungkin bisa memberi kami tempat tinggal tetap. Dan tentu saja memberi kami makan dengan lebih baik daripada yang biasa kami temukan di tempat-tempat sampah. Tidak harus yang enak-enak juga sih, seadanya aja. Kalau adanya daging ya kamiĀ terima, ayam kamiĀ terima, ikan asin kami juga terima. Atau bahkan syukur-syukur ada cat food, dengan rendah hati pasti tidak akan kami tolak. Apalagi setelah sekian lama kami terbiasa hidup di jalanan dari sisa-sisa. Pasti rasanya seperti having a dinner with five courses menu. :D. Dan yang jelas kalian jarang sekali harus keluar uang untuk dapat memelihara kami dengan membeli. Paling banter mengganti biaya perawatan kami di tempat-tempat penampungan hewan yang sudah bersedia menampung kami untuk sementara. Bahkan lebih banyak lagi dari kalian yang hanya memberikan kami kepada satu sama lain agar bisa merawat kami dengan lebih baik. Apa pun itu, terima kasih bagi kalian yang sudah bersedia *endus-endus*

Read full article