Behind OUTLIERS

Ketika sebuah garis dengan titik-titik yang berada disekitarnya membentuk sebuah paradigma, haruskah aku (sebuah titik) yang berada jauh dari garis itu disebut outlier!!!!????

Teringat sebuah cerita ketika aku kuliah di kampus biru. Jangan salah ya, gini-gini aku dulu juga pernah menjadi mahasiswa kampus biru itu. Walaupun tidak pernah merasakan menjadi alumninya *baca: tidak lulus*.

Ingat baget waktu itu aku kuliah dari jam setengah tujuh sampai jam sembilan malam. Mata kuliah akuntansi manajemen, dosennya Ibu Wulan Wimbari, dosen yang sangat bersemagat, walaupun sudah mengajar dari pagi.

Nah, kalau materi kuliahnya itu yang ga inget, maklum mahasiswa, dulu ga bisa sekarang lupa. Hihihi.

yang teringat cuma ini:
Ada sebuah data. Dari data itu kalau diletakkan dalam bidang grafis (sumbu vertikal dan horizontal) membentuk sebuah titik-titik yang bisa dijadikan (ditarik) menjadi sebuah garis lurus. Sebagian yang lain tidak berada tepat pada garis, tetapi didekat dan disepanjang garis itu. Kemudian ada sebuah titik yang berada jauh dari titik-titik yang lain maupun dari garis. Titik itu kemudian disebut outlier atau Penyimpangan dari keadaan yag semestinya.

Bisakah seseorang dianggap sebagai outlier hanya karena mempunyai pemikiran yang berbeda dan menentang arus utama paradigma yang ada?

Lalu apakah misalnya Bill Gates, The Beatles, dan Butet Manurung bisa disebut outlier? Karena mereka adalah beberapa orang yang mepunyai peikiran beda pada bidangnya dan di jamannya.

Kalau mereka disebut outlier, apakah untuk menjadi orang yang sukses harus menjadi outlier *menyimpang*? Pada dasarnya kita sering mendegar dan mengetahui kisah-kisah sukses seseorang, dan bahwa kebanyakan dari mereka adalah orang yang bosan dengan keadaan dan paradigma yang ada dan sedang berkembang.

Terus…
Kalau aku mau sukses harus gimana doooonnnngggg!?
Masa sich aku harus mejadi outlier *baca: orang aneh*?
Perasaanku mengatakan dari dulu aku sudah aneh eh unik dech.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s